Yang Terpenting dari Pelayanan
Bacaan Hari ini:
Matius 9:36
"Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati
Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan
terlantar seperti domba yang tidak bergembala."
Kemana pun Yesus pergi
selama pelayanan-Nya di bumi, Ia selalu dikerumuni oleh orang-orang yang
mendorong dan menarik-Nya, mereka selalu menginginkan sesuatu dari-Nya.
Mereka menginginkan penyembuhan, seperti seorang wanita yang sakit
pendarahan selama 12 tahun yang sudah berobat ke berbagai tabib, sampai
habis uangnya tapi tidak kunjung sembuh. Lalu ada juga Yairus, yang
datang kepada Tuhan sebab ia ingin agar Yesus menghidupkan kembali
putrinya yang sudah meninggal.
Banyak yang menginginkan sentuhan mujizat
dari Sang Juruselamat. Yesus dapat melihat apa yang benar-benar mereka
butuhkan. Ia melihat di mana mereka benar-benar terluka. Dia dapat
melihat di balik topeng bahagia yang menutupi kesedihan mereka,
kepedihan yang mereka sembunyikan dari orang lain.
Dia melihat teriakan
pilu dari dalam hati mereka. Dia melihat mereka seperti domba yang tanpa
gembala, yang tersesat tanpa arah dan yang beralih ke jalan mereka
sendiri. Dia punya belas kasih atas mereka semua. Bila Anda ingin
dipakai oleh Tuhan dalam situasi apa pun, maka Anda harus membangun apa
yang disebut sebagai belas kasih.
Dalam pelayanan Yesus, kita bisa
melihat bahwa Ia selalu memberikan belas kasih kepada manusia. Kita
melihatnya ketika Dia berbicara dengan seorang perempuan yang Ia temui
di sumur di Samaria. Alkitab mengatakan bahwa Ia “harus melintasi daerah
Samaria” (Yohanes 4: 4).
Biasanya orang-orang Yahudi tidak pergi
melewati daerah Samaria karena ada prasangka rasial yang mendalam antara
orang Samaria dan orang Yahudi yang telah diwariskan dari turun
-temurun. Tapi meskipun Ia begitu sibuk dengan pelayanan-Nya dan dengan
semua misi yang harus Ia kerjakan, Yesus tahu ada seorang perempuan yang
sebatang kara, yang lelah, dan terluka yang sedang menantikan
lawatan-Nya di tepi sumur itu.
Terkadang kita melihat orang yang tak
percaya sebagai musuh kita: "Lihat orang-orang berdosa itu. Lihat apa
yang sedang mereka lakukan.” Tapi sebaliknya, marilah kita ingat
sesuatu: Dibalik dosa itu, ada orang-orang yang hampa dan tersesat yang
dikasihi oleh Tuhan.
Kita dipanggil untuk menolong orang-orang ini
dengan pesan Injil, tetapi kita juga harus punya belas kasih. Yesus
memberikan kasih-Nya itu dengan begitu murah hati yang terpancar dari
kehidupan-Nya. Bagaimana dengan kita?
Hati yang berbelas kasihan adalah dasar dan alasan
yang kuat
dari pelayanan pada Tuhan dan sesama.
(Diterjemahkan dari
Daily Devotional by Greg Laurie)
Gambar : google.com

