Jangan Khawatir; Berdoalah
Bacaan Hari ini:
Roma 8:32 “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?”
Waktu saya kecil, setiap kali saya membutuhkan sesuatu, saya akan memberi tahu ayah saya. Kadang saya butuh sesuatu yang mahal, tetapi tidak sekali pun saya khawatir bagaimana ayah saya akan mendapatkan uang untuk itu. Sebab itu bukan tanggung jawab saya! Adalah tugas ayah saya untuk berusaha mencari uang itu. Dan tugas saya pada saat itu sebagai seorang anak ialah meminta.
Dengan cara yang sama, bukan tugas Anda untuk memikirkan bagaimana Tuhan akan menyediakan apa yang Anda butuhkan. Tugas Anda ialah meminta kepada-Nya.
Ketika Anda mengkhawatirkan sesuatu, alih-alih meminta pertolongan Tuhan, Anda bertingkah laku seakan-akan Anda seorang ateis, seseorang yang merasa tidak punya Bapa surgawi. Kekhawatiran merupakan ateisme praktis—menjalani hidup seolah Tuhan tidak ada atau tidak bisa diandalkan.
Alkitab mengatakan ini dengan jelas: Tuhan ingin Anda datang kepada-Nya di dalam doa dengan membawa segalanya. Yakobus 4:2 mengatakan, "Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.”
Kurangi khawatir—dan minta lebih banyak. Daripada khawatir, doakanlah segalanya.
Seperti yang dikatakan Filipi 4:6, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
Apakah Anda mengerti itu? Tuhan ingin Anda datang kepada-Nya “dalam setiap situasi.” Anda bisa berbicara dengan-Nya akan segala hal—seberapapun besarnya atau kecilnya hal itu buat Anda.
Roma 8:32 mengatakan, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?”
Tuhan telah memecahkan masalah terbesar Anda, jadi jika dibandingkan dengan pemasalahan yang lain, itu tidak ada apa-apanya.
Jika Tuhan cukup mengasihi Anda untuk mengutus Yesus mati buat menebus dosa-dosa Anda, tidakkah menurut Anda Dia juga begitu mengasihi Anda untuk membantu keuangan Anda? Tidakkah menurut Anda, Dia juga begitu mengasihi Anda dengan kesehatan Anda? Dengan hubungan Anda dengan sesama? Dengan keputusan karir? Dengan deadline Anda?
Apakah Anda siap untuk mengurangi stres dalam hidup Anda? Tuhan sedang menunggu Anda untuk datang kepada-Nya dengan mendatangkan kebutuhan Anda. Pilih untuk tidak khawatir akan apa pun—dan doakan segalanya.
Renungkan hal ini:
-
Jika Tuhan sudah mengetahui semua kebutuhan Anda, mengapa menurut Anda
Dia tetap ingin Anda meminta-Nya untuk memberikan segala kebutuhan itu?
- Apa yang membuat Anda tidak meminta hal-hal yang Anda butuhkan kepada Tuhan?
-
Pikirkan saat di mana Tuhan dengan jelas menjawab salah satu doa Anda.
Bagaimana doa yang dijawab itu mendorong Anda untuk terus mendoakan
kebutuhan-kebutuhan lain dalam hidup Anda?
Tuhan
tertarik pada setiap bidang kehidupan Anda. Sebenarnya, Dia sudah tahu
apa yang Anda butuhkan—tetapi Dia ingin Anda tetap memintanya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Gambar : google.com


Posting Komentar untuk "Jangan Khawatir; Berdoalah"