Simulasi Penutupan 19 Pintu Tol untuk Asian Games Digelar
![]() |
| Simulasi penutupan 19 pintu tol akan digelar hari ini. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Jakarta, -- Polda Metro Jaya
akan menggelar simulasi penuntupan 19 pintu tol untuk kelancaran
rombongan atlet Asian Games. Pemberlakukan sistem buka tutup tersebut
akan dimulai sehari sebelum Asian Games yakni tanggal 17 Agustus 2018.
"Tanggal 17 [Agustus] kayaknya mulai [buka tutup]," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (31/7).
Hasil simulasi hari ini akan menentukan waktu penutupan 19 pintu tol tersebut.
"Tanggal 17 [Agustus] kayaknya mulai [buka tutup]," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (31/7).
Hasil simulasi hari ini akan menentukan waktu penutupan 19 pintu tol tersebut.
Sepuluh pintu tol rencananya akan mengalami buka tutup saat
keberangkatan atlet yakni pukul 06.00-17.00 WIB. Pintu tol yang ditutup
adalah Ancol Barat, Jembatan Tiga 1, Angke 2, Tanjung Duren, Off ramp RS
Harapan Kita, Slipi 2, Podomoro, Rawamangun, Pedati, dan Taman Mini 1.
Sementara, sembilan pintu tol rencananya akan mengalami buka tutup pada
saat atlet kembali ke Wisma Atlet sekitar pukul 12.00-21.00 WIB. Yakni,
Gedung Panjang 2, Jembatan Tiga 2, Angke 1, Jelambar 1, Slipi 1, Sunter,
Jatinegara, Kebon Nanas, Taman Mini 2.
Buka tutup juga dapat dilakukan di lajur ganjil genap dalam keadaan darurat.
Yusuf melanjutkan bahwa waktu penutupan yang telah direncanakan tersebut masih dapat diubah. Hal tersebut bergantung pada simulasi terakhir hari ini pukul 06.00-21.00 WIB.
Buka tutup juga dapat dilakukan di lajur ganjil genap dalam keadaan darurat.
Yusuf melanjutkan bahwa waktu penutupan yang telah direncanakan tersebut masih dapat diubah. Hal tersebut bergantung pada simulasi terakhir hari ini pukul 06.00-21.00 WIB.
|
|
"Kalau nanti dilaksanakan, lama penutupan [pintu tol]-nya kira-kira
nanti untuk kelancarannya seperti apa, kemudian dampak di luar jalan tol
seperti apa. Dan ini pun nanti bisa berubah juga setelah simulasi,"
tutur dia.
"Misalnya kalau ini ditutup pintunya seperti pintu satu, pintu dua tapi di akhir simulasi rupanya pintu ini enggak perlu ditutup lama-lama, pintu ini saja yang lama, kan bisa juga terjadi," kata Yusuf.
"Misalnya kalau ini ditutup pintunya seperti pintu satu, pintu dua tapi di akhir simulasi rupanya pintu ini enggak perlu ditutup lama-lama, pintu ini saja yang lama, kan bisa juga terjadi," kata Yusuf.
Sumber : cnnindonesia

