Sebanyak 226 Pendaki Rinjani Belum Dievakuasi Pascagempa NTB
![]() |
| 226 pendaki masih terjebak di Gunung Rinjani, NTB. (Istockphoto/Chanwit Ohm) |
Jakarta, -- Hingga Minggu
(29/7) malam, sebanyak 554 pendaki gunung Rinjani dievakuasi pasca
bencana gempa bumi 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Nusa Tenggara
Barat (NTB).
Menurut salah satu petugas jaga Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGB), Rudi, masih ada 266 pendaki yang tercatat secara resmi masih belum berhasil dievakuasi dari gunung setinggi 3.276 meter itu.
Menurut Rudi, jumlah pendaki yang terdaftar sejak pendakian tanggal 27 hingga 28 Juli sebanyak 820 orang yang terbagi menjadi 617 wisata mancanegara dan 203 wisata lokal.
Menurut salah satu petugas jaga Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGB), Rudi, masih ada 266 pendaki yang tercatat secara resmi masih belum berhasil dievakuasi dari gunung setinggi 3.276 meter itu.
Menurut Rudi, jumlah pendaki yang terdaftar sejak pendakian tanggal 27 hingga 28 Juli sebanyak 820 orang yang terbagi menjadi 617 wisata mancanegara dan 203 wisata lokal.
"Itu jumlahnya yang resmi tedaftar 820, sudah sama porter dan guide. Mereka terjebak, paling banyak orang asing. Tapi bisa jadi jumlah itu bertambah karena ada juga yang dari jalur lain," kata Rudi kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/7).
|
|
Rudi mengakui jika evakuasi jalur darat agak sulit dilakukan karena terhalang longsor batu dari tebing yang menutup akses jalan. Selain itu, masih banyak porter atau guide yang sebetulnya menguasai wilayah Rinjani masih enggak untuk ikut membantu evakuasi karena trauma dan mengurus keluarganya yang terkena musibah gempa.
"Banyak porter yang trauma, padahal mereka yang paling tahu gunung Rinjani," kata Rudi.
|
|
"Belum ada yang pulang, karena ada yang trauma juga," kata Rudi.
Sejak gempa pertama berkekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok Timur Minggu (29/7), BMKG mencatat sudah terjadi sebanyak 228 kali gempa susulan hingga hari ini. Adapun jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 17 orang.
Sumber : cnnindonesia

