Berbelas Kasihlah
Bacaan Hari ini:
Yakobus 3:17 “Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.”
Alkitab mengatakan bahwa hikmat itu penuh dengan belas kasih dan perbuatan baik: “Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik” (Yakobus 3:17).
Dengan kata lain, adalah bijak apabila kita menunjukkan belas kasih kita kepada orang lain ketika mereka membuat kekacauan, ketika mereka berbuat dosa, ketika mereka tergelincir, ketika mereka bercacat cela, dan ketika mereka gagal.
Siapakah yang paling bijak di alam semesta ini? Tuhan. Siapakah yang paling berbelas kasih di alam semesta ini? Tuhan. Jadi, setiap kali saya menghakimi seseorang, maka saya adalah orang yang bodoh. Dan sebaliknya, setiap kali saya berbelas kasih, maka saya semakin serupa dengan Tuhan. Dan itu yang disebut berhikmat! Adalah bijaksana jika kita memberi kelonggaran kepada orang lain, sebab Tuhan juga selalu mengampuni Anda.
Semua yang Anda miliki dalam hidup ini adalah pemberian Tuhan - bahkan setiap tarikan nafas Anda berikutnya. Jika seandainya Anda mendapatkan apa yang sepantasnya Anda dapatkan, maka saat ini Anda tidak akan hidup. Namun Tuhan tidak memberikan sesuai dengan apa yang layak Anda dapatkan. Dia memberi Anda apa yang Anda butuhkan, yaitu belas kasih.
Orang yang berhikmat memberi orang lain apa yang mereka butuhkan, bukan apa yang layak mereka dapatkan. Itu yang disebut belas kasih dan hikmat. Orang yang berhikmat tidak mengungkit-ungkit kesalahan orang lain sebab mereka penuh belas kasih.
Amsal 17: 9 mengatakan, "Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangki perkara, menceraikan sahabat yang karib.” Biarkan saya ceritakan pada Anda tentang sepasangan suami istri di gereja kami, Gereja Saddleback. Mike telah bekerja sebagai staf gereja kami bertahun-tahun lamanya. Di hari dia dan istrinya, Sally, merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke 50, saya melihat Sally di tempat parkir gereja. Sally tengah bersiap-siap untuk pulang, jadi saya menghampiri mobilnya untuk mengucapkan selamat hari pernikahan kepadanya. Saya bertanya kepadanya, "Apa rahasiamu hingga bisa mencapai 50 tahun pernikahan?" Dia menatap saya dan berkata, "Pak pendeta, saya tidak pernah mencoba untuk mengubah suami saya."
Setelah Sally pergi, saya mendekati Mike dan bertanya padanya, "Apa rahasiamu hingga bisa mencapai 50 tahun pernikahan?" Jawabnya, "Saya tidak pernah mencoba untuk mengubah istri saya."
Hikmat itu penuh dengan belas kasih.
Renungkan hal ini:
Apa cara-cara yang bisa Anda pakai untuk memperlihatkan belas kasih dalam hubungan Anda dengan orang lain?
Pikirkan tentang seseorang dalam hidup Anda yang perlu menerima belas kasih. Bagaimana Anda bisa menunjukkannya kepada orang tersebut hari ini?
Siapakah orang-orang dalam hidup Anda yang Anda anggap berhikmat atau bijak, sesuai dengan deskripsi hikmat dalam renungan kita hari ini? Bagaimana orang-orang itu memberikan teladan pada Anda tentang hikmat?
Kebijaksanaan hadir pada hati yang berbelas kasih.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Gambar : google.com

