WARGA BERSORAK SAAT KEPALA BNN DKI ANCAM GUSUR DUA RT DI KAMPUNG AMBON
![]() |
| Ilustrasi |
JAKARTA, Warga RW 07 bersorak gembira
ketika Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta Iwan
Abdullah Ibrahim mengancam akan menggerebek praktik peredaran narkoba di
RT 09 dan 013, Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.
Selama ini, Kampung Permata dikenal dengan sebutan Kampung Ambon.
"(Peredaran) narkoba bisa diselesaikan dengan hukum, adat, maupun
militer. Masak di RW 07, tinggal dua RT yang masih belum bisa digusur?
Setelah acara ini selesai, gusur ramai-ramai, setuju?" seru Iwan kepada
warga RW 07, Kamis (2/6/2016).
"Setuju," seru para warga menjawab Iwan. Adapun wilayah RW 07, Kampung Pertama, melingkupi 15 RT.
Seluruh RT, kata Iwan, telah terbebas dari perdagangan narkoba, kecuali RT 09 dan 013.
"Dulu namanya Kampung Ambon dan banyak lapak di depan sana, membuat
kami sulit masuk kompleks sini. Saat ini secara perlahan Kampung Permata
bersama semua pihak mengubah kompleks ini menjadi kompleks yang lebih
baik dibanding kompleks lainnya," kata Iwan.
BNN DKI Jakarta pun telah membangun sebuah gedung multifungsi di RW 07.
Di dalam gedung itu, terdapat fasilitas pelayanan kesehatan, rehabilitasi, dokter siaga, dan obat-obatan.
"Kalau bicara narkotika, tiap hari ada narkotika. Bahkan sudah masuk
sampai ke relung jiwa, tidak mengenal batas, dan anak-anak sudah
disusupi (narkoba)," kata Iwan.
Sumber: kompas.com

