Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

 Natal Menunjukkan Kasih Allah yang Luar Biasa





Bacaan Hari ini:
Mazmur 42:8 “TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya pada siang hari, dan pada malam hari aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku.”

Meskipun saya tahu menghemat air itu penting, tetapi tetap saja saya tidak suka mandi menggunakan pancuran hemat air. Tekanan air yang keluar sangat kecil! Saking kecilnya, itu tidak bisa dibilang pancuran air, tetapi lebih mirip tetesan air.

Berbeda dengan pancuran hemat air saya, Allah tidak pelit dengan kasih-Nya. Dia tidak meneteskannya, Dia menghujani semua orang dengan melimpah ruah.

Alkitab mengatakannya seperti ini: “TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya pada siang hari, dan pada malam hari aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku” (Mazmur 42: 8).

Allah tidak menciptakan seseorang yang tidak Ia kasihi.

Dia memperhatikan setiap detail hidup Anda. Kasih adalah perhatian. Saat Anda memperhatikan apa yang penting bagi orang lain, Anda sedang menunjukkan kasih-Nya kepada mereka.

Allah melihat setiap air mata yang jatuh dari mata Anda. Dia mendengar setiap tawa Anda. Dia tahu setiap rambut di kepala Anda dan mana yang rontok di wastafel atau mana yang berubah menjadi uban hari ini.

Alkitab mengatakan, “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas” (Ayub 23:10). Dia peduli dengan setiap langkah Anda, dan Dia mengawasinya.

Allah tidak pernah terlalu sibuk buat Anda; Dia tidak akan pernah lupa dengan Anda. Alkitab mengatakan, “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku” (Yesaya 49:15-16). Tanda paku yang Yesus miliki atas pengorbanan-Nya di kayu salib untuk Anda ibaratnya seperti tato untuk Anda.

Anda mungkin merasa terlupakan, tetapi Allah tidak pernah berhenti memperhatikan Anda. Yakinlah bahwa Dia mengasihi Anda bukan hanya karena Dia peduli, tapi juga karena Dia mengambil inisiatif untuk menyelamatkan Anda.

Kasih bukan hanya sekedar kata-kata; kasih adalah berbuat sesuatu bagi orang lain. Kasih adalah memikul beban orang lain sebagai beban Anda sendiri—dan itulah yang Allah lakukan saat Natal.

Hadirnya Yesus di hari Natal untuk mati bagi Anda di kayu salib merupakan teladan kasih yang paling luar biasa. Lukas 2:11 mengatakan, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.”

Saat Yesus datang ke Bumi, Allah mencurahkan kasih-Nya dengan cara yang paling menakjubkan. Seolah-olah Dia berkata, “Aku melihat bebanmu. Aku hendak memikul semua masalahmu di pundak-Ku. Maka, Aku mengutus Putraku terkasih untuk menjalani kehidupan yang sempurna dan mati di bumi untuk menggantikanmu. Seperti inilah betapa Aku mengasihimu.”


Renungkan hal ini:

 
- Apakah tradisi dan perayaan Natal Anda berpusat pada kasih Allah? Apa satu cara yang bisa Anda lakukan untuk lebih fokus pada kasih Allah di Natal ini?

 
- Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengingat kasih Allah ketika Anda merasa seolah dilupakan oleh-Nya?

 
- Apakah setelah mengetahui bahwa Allah memperhatikan setiap detail kehidupan Anda memberikan Anda suatu kelegaan? Mengapa atau mengapa tidak?




Allah tidak menahan sedikit pun kasih-Nya di hari Natal. Melalui Yesus, Dia mencurahkan semua kasih-Nya kepada semua orang!




(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 
Gambar : google.com



Posting Komentar untuk " Natal Menunjukkan Kasih Allah yang Luar Biasa"