BURUH YANG DEMO DI BALAI KOTA DARI LUAR JAKARTA, KENAPA MINTA NAIK UPAH KE AHOK??
![]() |
| Buruh melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (2/6/2016). |
JAKARTA,
Ratusan buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI
hari ini datang dari berbagai wilayah. Selain dari Jakarta, mereka juga
datang dari luar Jakarta, seperti Tangerang, Karawang, dan Purwakarta.
Mereka menuntut kenaikan UMP di Jakarta tahun 2017 menjadi Rp 650.000 kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi
yang ada dalam demo tersebut mengatakan, hal ini karena Jakarta menjadi
indikator upah minimum daerah lain.
"Karena upah di Depok, Tangerang, Cilegon, Serang, Bogor, itu
tergantung upah di Jakarta. Kalau upah di sini kecil, ya mereka juga
kecil," ujar Rusdi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka
Selatan, Kamis (2/6/2016).
Meski demikian, dalam orasinya, Rusdi sempat membandingkan upah
Jakarta dengan upah di Bekasi yang juga merupakan daerah penyangga.
Rusdi mengatakan, upah di Bekasi sudah lebih besar daripada upah minimum
di Jakarta.
Karena itu, seharusnya Jakarta memiliki upah minimum lebih besar dari
daerah penyangga lainnya. Untuk saat ini, kata Rusdi, rata-rata buruh
bisa membawa pulang Rp 3,1 juta dalam satu bulan.
Uang sebanyak itu dinilai tidak cukup untuk hidup di Jakarta.
"Kalau memang cukup, coba saja Ahok yang hidup dengan Rp 3,1 juta sebulan," ujar Rusdi.
Sumber: kompas.com

