Resmi, Jokowi Genggam 51 Persen Saham Freeport
Pemerintah melalui PT Inalum (Persero)
resmi meneken kesepakatan awal menggenggam 51 persen saham PT Freeport
Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui PT
Indonesia Asahan Aluminium (Persero) resmi menggenggam 51 persen saham
PT Freeport Indonesia. Kesepakatan awal berupa Head of Agreement (HoA) diteken oleh pemerintah bersama dengan Freeport dan Rio Tinto pada hari ini, Kamis (12/7).
Hadir dalam acara penandatanganan, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, dan perwakilan dari Freeport.
"HoA ini langkah maju dan strategis dalam rangka kesepakatan antara pemerintah RI dengan Freeport Indonesia dan Freeport McMoran pada 27 Agustus 2017. Kesepakatan yang diumumkan di kantor pak Jonan (Ignasius Jonan) bersama Adkerson (CEO Freeport McMoran) dan saya," ujar Sri Mulyani.
Hadir dalam acara penandatanganan, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, dan perwakilan dari Freeport.
"HoA ini langkah maju dan strategis dalam rangka kesepakatan antara pemerintah RI dengan Freeport Indonesia dan Freeport McMoran pada 27 Agustus 2017. Kesepakatan yang diumumkan di kantor pak Jonan (Ignasius Jonan) bersama Adkerson (CEO Freeport McMoran) dan saya," ujar Sri Mulyani.
Selain itu, Freeport Indonesia wajib membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri.
"Perpanjangan operasional 2 x 10 tahun akan diberikan jika Freeport Indonesia memenuhi kewajiban IUPK. Freeport Indonesia mendapat perpanjangan sampai 2041," imbuh Sri Mulyani.
|
|
Menteri BUMN Rini Soemarno menuturkan Pemerintah Daerah Papua dan Kabupaten Mimika akan mendapatkan 10 persen dari saham Freeport Indonesia. "Ke depan, ada hilirisasi untuk pembangunan smelter," terang dia.
|
|
Sumber : cnnindonesia.com
