Berhala Di Hati Kita
Bacaan Hari ini:
Yehezkiel 14:3 "Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?"
Buat saya menarik bahwa dua perintah pertama dari Sepuluh Perintah Allah ialah mengenai alah-alah lain. Perintah pertama berbunyi, "Jangan ada allah lain di hadapan-Ku" (Keluaran 20:3), sedangkan perintah kedua berbunyi, "Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi" (ayat 4).
Berhala-berhala dalam hati kita bisa menyebabkan Tuhan menolak mendengarkan doa-doa kita. Berhala ialah sesuatu (atau siapapun) yang menjadi tuhan dalam hidup kita. Jelas itu bisa menjadi dosa. Namun itu juga bisa menjadi hal yang kelihatannya baik. Sebagai contoh, karir bisa saja menjadi berhala buat kita. Tak ada yang salah apabila kita memiliki karir yang cemerlang, namun jika itu sudah menjadi lebih penting daripada Allah, maka itu disebut sebagai berhala.
Relasi dengan suami, istri, atau pacar kita bisa saja menjadi berhala buat kita. Jika itu telah menjadi lebih penting daripada Allah, maka itu disebut sebagai berhala. Uang bisa saja menjadi berhala buat kita. Harta benda bisa menjadi berhala buat kita. Kita tanpa disadari bisa menjadikan apa saja sebagai berhala kita. Dan apabila kita telah memiliki berhala di dalam hati kita, maka Allah tidak akan mendengar kita.
Allah berkata kepada Nabi Yehezkiel, "Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?" (Yehezkiel 14:3).
Kita tidak boleh memiliki tuhan lain selain Allah yang benar dan yang hidup.
Waspadalah sebab berhala dapat menghambat doa-doa kita
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)
Gambar : google.com
