Selamat Tinggal Kegagalan....
Kegagalan
bukanlah yang baru dalam kehidupan, setiap hari pasti ada saja orang
yang mengalami kegagalan.
Mulai dari mereka yang pekerjaannya sederhana
hingga mereka yang duduk dibangku direktur kapanpun bisa mengalami
kegagalan.
Namun yang mengejutkan adalah, bahwa ternyata kegagalan itu
bisa dihindari.
Menurut Gordon Tredgold, seorang pembicara dan konsultan
bisnis bahwa dari 92 persen mereka yang memulai usaha dan gagal, 42
persennya seharusnya bisa menghindari kegagalan itu dengan mudah.
Mengapa bisa demikian?
Pertama
karena mereka membuat produk atau layanan yang tidak memiliki pangsa
pasar. Hal ini mudah diselesaikan. Dengan melakukan sedikit riset pasar,
maka mereka akan menemukan apakah ada atau tidak yang butuh produknya.
Jika tidak ada, maka jangan buat produk tersebut.
Lalu apa sih yang menjadi penyebab kegagalan utama banyak orang?
Berdasarkan data dari klien Gordon, ada 4 hal utama penyebab kegagalan :
1. Mereka kurang fokus
2. Mereka kurang akuntabilitas dan rasa memiliki
3. Mereka memperumit segala sesuatunya
4. Mereka kurang transparan dalam menjalankan operasional
Jika
seseorang fokus memperbaiki 4 hal di atas, maka bisa dipastikan bahwa
kemungkinan keberhasilannya akan semakin besar, bukan hanya itu, tetapi
juga akan terjadi percepatan dalam mencapai target.
Mengapa 4 hal tersebut?
Kurangnya
fokus dan akuntabilitas menyebabkan menurunnya produktifitas, baik
karena menempatkan orang untuk mengerjakan sesuatu yang tidak sesuai
dengan kemampuannya, atau bahkan karena memilih orang yang salah untuk
pekerjaan yang salah.
Selain
itu proses yang rumit dan kurangnya transparansi juga menurunkan
efesiensi. Kerumitan adalah musuh bagi eksekusi. Jika kita kita tidak
bisa membuat suatu pekerjaan menjadi sederhana, maka bisa dipastikan
orang yang mengerjakannya tidak akan bisa mencapai target yang
diharapkan.
Bagaimana memperbaikinya?
1. Fokus
Pastikan
bahwa Anda tahu gambaran besarnya dengan jelas, Anda tahu apa yang
ingin dicapai. Persempit target seminimal mungkin, jangan membuat
terlalu banyak target. Sebab jika semua hal menjadi fokus Anda, maka
tidak akan ada yang menjadi fokus. Selain itu jika Anda memiliki
gambaran dan target yang jelas, akan lebih mudah mengkomunikasikannya
kepada tim Anda.
2. Akuntabilitas
Akuntabilitas
dimulai dari pemimpin, jika mereka hidup sebagai teladan dengan menjadi
orang yang bertanggung jawab, maka orang-orang disekelilingnya akan
dengan sendirinya akan mengikuti Anda. Tantangannya kebanyakan pemimpin
memilih budaya menyalahkan orang atau hal lain dari pada budaya yang
berani mengambil tanggung jawab.
Hal inilah yang membunuh akuntabilitas,
karena orang-orang tidak memiliki rasa aman saat melakukan kesalahan,
hingga pada akhirnya mereka membangun budaya untuk menutupi kesalahan
atau menyalahkan hal atau orang lain.
3. Sederhana
Jika
bisa mudah, mengapa dipersulit. Sesuatu yang sederhana juga akan lebih
mudah dan cepat diselesaikan. Tantangannya adalah bagaimana membuat
segala sesuatunya menjadi sederhana dan mudah. Salah satu cara membuat
sesuatu sederhana adalah dengan menantang diri Anda untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan namun Anda hanya memiliki waktu 20% dari waktu yang
biasanya dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan itu.
4. Transparansi
Untuk
menjadi transparan Anda harus memiliki fakta dan data dari proses dan
hasil kerja Anda. Namun kita harus memastikan untuk mengukur hal yang
benar-benar penting, selain itu juga memastikan bahwa tolak ukurnya
benar. Jika demikian maka Anda bisa menyajikan kepada tim dan klien
kemajuan menuju target yang ingin dicapai.
Jadi,
perbaikilah 4 hal di atas - fokus, akuntabilitas, proses yang sederhana
dan transparansi - hal tersebut akan membuat perubahan dramatis atas
apa yang Anda kerjakan saat ini dan memberi dampak signifikan atas
performa Anda. Selamat mencoba!
Sumber : Entrepreneur.com | Jawaban.com
Gambar: Google
