DOSA MEMIKAT, TAPI MEMATIKAN
Baca: Ayub 20:1-29
"Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya, ...namun berubah juga makanannya di dalam perutnya, menjadi bisa ular tedung di dalamnya." Ayub 20:12, 14
Ada istilah-istilah dalam Alkitab yang mendefinisikan kata dosa: hatta (bahasa Ibrani) artinya: jatuh dan mengurangi standar dari Tuhan yang suci; hamartia (bahasa Yunani) berarti: kehilangan, meleset dari target atau sasaran yang ditetapkan. Dosa pada hakekatnya hanya akan mendatangkan malapetaka dan menuntun seseorang kepada kebinasaan kekal, "Sebab upah dosa ialah maut;" (Roma 6:23).
Meski tahu akibat dosa adalah maut tapi masih banyak orang yang
demikian terikat dengan dosa, bahkan enggan melepaskan dan
meninggalkannya. Mengapa? Karena mereka telah merasakan manis dan
nikmatnya dosa, sebab dosa seringkali hadir dalam bentuk yang indah dan
menyenangkan, memberi kepuasan dan kenikmatan walaupun itu adalah sebuah
jebakan yang mematikan.
Mereka tidak menyadari bahwa dosa itu seperti
racun jahat yang menyebar ke seluruh aspek kehidupan orang yang
melakukannya. Racun biasanya tidak seketika itu mematikan, tapi
membutuhkan waktu untuk menyebar terlebih dahulu hingga akhirnya
membunuh. Begitu pula dosa, membutuhkan waktu hingga orang merasakan
dampaknya.
Dampak mendasar dari ikatan dosa adalah ketidaktenangan
dalam menjalani hidup, karena sukacita dan damai sejahtera telah lenyap
dari hati, yang ada hanyalah kegelisahan setiap saat. "Pada waktu pagi engkau akan berkata: Ah, kalau malam sekarang! dan pada
waktu malam engkau akan berkata: Ah, kalau pagi sekarang! karena kejut
memenuhi hatimu, dan karena apa yang dilihat matamu." (Ulangan 28:67).
Jangan pernah kompromi dengan dosa sebab hal itu adalah kejijikan di mata Tuhan: "Janganlah hendaknya kamu melakukan kejijikan yang Aku benci ini!" (Yeremia 44:4). Dosa inilah yang akhirnya menjadi jurang pemisah hubungan kita dengan Allah, "tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala
kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu,
sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59:2).
Sumber : airhidupblog.blogspot.co.id
Gambar : google.com
Berhentilah berbuat dosa jika tidak ingin menanggung akibat yang mengerikan!
Sumber : airhidupblog.blogspot.co.id
Gambar : google.com
